Poltekkes Kemenkes Kupang Gelar Webinar Penguatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2026

Kupang, (13/03/26). Dalam rangka mendukung transformasi sistem kesehatan nasional, Poltekkes Kemenkes Kupang menyelenggarakan kegiatan Web Seminar (Webinar) Penguatan Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 pada tanggal 12 s.d 13 Maret 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting berbasis Learning Management System (LMS).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis institusi dalam meningkatkan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam menyusun serta melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Webinar dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi kesehatan dalam mendukung program transformasi kesehatan yang dicanangkan pemerintah. Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dosen diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga berdampak nyata dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari instansi pemerintah, akademisi, hingga praktisi industri. Di antaranya perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT yang memaparkan evaluasi capaian program transformasi kesehatan, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi NTT yang mengulas isu strategis dan lokus penelitian serta model kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi terkait Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT), hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian oleh praktisi industri, serta penguatan kemampuan penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh akademisi nasional. Tidak kalah penting, sesi tentang rasionalisasi anggaran dan penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) turut diberikan guna meningkatkan akuntabilitas kegiatan penelitian dan PkM.

Webinar ini diikuti oleh dosen dari seluruh jurusan dan program studi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kupang, tenaga kependidikan, serta mitra eksternal seperti pemerintah daerah, puskesmas, dan instansi terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang aplikatif dan berkelanjutan.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah proposal penelitian dan PkM, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi berbasis kearifan lokal yang mampu menjawab tantangan kesehatan di NTT. Dengan meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian, diharapkan kontribusi Poltekkes Kemenkes Kupang dalam pembangunan kesehatan daerah semakin nyata dan berdampak luas.

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Kupang menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah serta memperkuat peran institusi pendidikan tinggi sebagai motor penggerak inovasi di bidang kesehatan. Webinar ini juga menjadi momentum penting dalam menyinergikan potensi akademisi dengan kebutuhan pembangunan daerah menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.